Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Lahirnya media sosial membuat pola perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etika dan norma yang ada. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dengan berbagai kultur, suku, ras dan agama yang beraneka ragam memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial. Dari berbagai kalangan dan usia hampir semua masyarakat Indonesia memiliki dan menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana guna memperoleh dan menyampaikan informasi ke publik.
Penggunaan media sosial mempunyai dampak yang positif terutama dalam melakukan interaksi baik secara sosial, politik maupun ekonomi. Penggunaan media sosial memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, baik teman, keluarga yang tidak memungkinkan dilakukan melalui face to face karena faktor jarak.
Walaupun banyak yang menggemari Media Sosial tetapi tetap saja Media Sosial mempunyai banyak dampak negatif bagi Generasi Muda sebagai penerus bangsa. Tidak sedikit Generasi Muda saat ini salah menangkap informasi, dan kurang bijak menggunakan Media Sosial, sehingga, menimbulkan dampak yang tidak baik bagi anak terutama remaja.
Berikut dampak negatif media sosial bagi generasi muda sebagai penerus bangsa.
1. Mengakibatkan terjadinya Cyberbullying, mayoritas remaja pasti pernah menjadi korban Cyberbullying dan pelaku perundungan biasanya mengg unakan media sosial untuk melecehkan,menghina, merendahkan dan hal negatif lainnya kepada korban. Remaja yang menjadi korban cyberbullying cenderung mengalami depresi, kecemasan, dan bahkan memiliki pikiran untuk bunuh diri.
2. Psikologis nya terganggu, selain meningkatkan risiko cyberbullying, penggunaan media sosial juga berdampak pada kesehatan psikologis anak-anak. Dampak psikologis yang dapat muncul pada anak dan remaja akibat penggunaan media sosial yang berlebihan meliputi gangguan kecemasan dan depresi.
3. Susahnya bersosialisasi, dalam menggunakan media sosial membuat seseorang malas berkomunikasi di dunia nyata. Dan hal ini memang benar, mempunyai teman yang aktif media sosial dia selalu memposting apa saja yang ia kerjakan. Namun berbeda jauh dengan kenyataan. Ornag yang aktif di sosial media nyatanya adalah orang pendiam dan tidak banyak bergaul.
4. Membuat malas, bermain media sosial cenderung membuat anak-anak dan remaja menjadi lalai dan sulit membagi waktu. Apalagi untuk seorang pelajar,jika mereka sudah kecanduan mereka akan lebih mementingkan hal tersebut dari pada kebutuhan mereka sendiri.
5. Kejahatan didunia maya, Cybercrime adalah kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber. Dan itu makin sering terjadi belakangan ini. Contohnya seperti Di media sosial banyak orang yang ditipu karena sang penjahat memakai akun palsu atau bersikap ramah untuk menggali informasi tertentu. Saat ini ada begitu banyak cara baru untuk melakukan kejahatan sehingga kita perlu waspada dalam menggunakan media sosial.
Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda penerus bangsa harus tetap bijak dalam menggunakan media Sosial dan tentunya harus dalam jangkauan orang tua agar, terhindar dari hal-hal yang disebutkan diatas. Orang tua memainkan peran penting dalam bagaimana media sosial mempengaruhi anak remajanya. Tetapkan batas waktu yang wajar bila perlu beri weker atau alarm supaya tahu batas waktunya. Pantau akun anak secara teratur untuk memastikan mereka menggunakannya secara bertanggung jawab.
*) Semua isi tulisan tanggung jawab penulis
*) Penulis adalah mahasiswi S1 Akuntansi-Universitas Pamulang