Jakarta,visione.co.id- Jatuhnya helikopter milik TNI AD Jenis Bell 412 EP di Poso Pesisir Selatan, Sulawesi Tengah, minggu lalu harus diusut sampai tuntas. Demikian disampaikan Pengamat Militer dan Intelijen, Susaningtyas Kertopati di Jakarta Kamis (24/3).
Menurut perempuan yang akrab disapa Nuning insiden tersebut harus disikapi secara serius dengan melakukan investigasi secara mendalam peyebab dari jatuh helikopter itu.
"Tentu harus diinvestigasi ini penyebabnya sabotase, atau human error atau hellynya yang sudah tak layak pakai,"ujarnya.
Lebih lanjut mantan Anggota DPR RI ini juga menyayangkan jatuhnya helikopter milik TNI AD itu ditegah-tegah operasi anti teror di Poso. "Ini sangat disayangkan saat kita melakukan operasi anti teror ada kecelakaan," tukasnya.
Sebelumnya, helikopter milik TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 jatuh di Poso Pesisir Selatan, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3/2016) sekitar pukul 17.55 WITA.
Berikut nama korban jiwa dalam insiden itu:
1. Kolonel Inf Saiful Anwar (Danrem 132/Tdl)
2. Kolonel Inf Heri
3. Kolonel Inf Ontang R. P
4. Letkol Cpm Tedy
5. Mayor Inf Faqih
6. Kapten Dr.Yanto
7. Prada Kiki
8. Kapten Cpn Agung
9. Lettu Cpn Wiradi
10. Letda Cpn Tito
11. Serda Karmin
12, Sertu Bagus
13. Pratu Bangkit.