Pendidikan

Dosen Universitas Pamulang Gelar Pelatihan Pengolahan Citra Digital Berbasis Geometri bagi Siswa SMK Informatika Ciputa

Kamis 22 Oktober 2026 | 06:27 WIB
Oleh: Jupron

TANGERANG SELATAN – Sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Program Studi Teknik Informatika S-1, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Pengolahan Citra Digital Berbasis Geometri untuk Meningkatkan Kompetensi Digital Siswa SMK Informatika Ciputat”. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMK Informatika Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pengolahan citra digital, khususnya melalui penerapan konsep matematika geometri. Selama ini, pembelajaran pengolahan gambar cenderung lebih menitikberatkan pada aspek estetika dan penggunaan fitur aplikasi secara praktis. Melalui pelatihan ini, siswa diperkenalkan pada pemahaman yang lebih mendasar mengenai proses pengolahan gambar digital, termasuk bagaimana setiap objek visual tersusun atas matriks piksel yang diatur berdasarkan sistem koordinat dan prinsip-prinsip geometri.

Kegiatan PkM ini diketuai oleh Okta Irawati, S.Kom., M.Kom., dengan anggota tim dosen pengabdi, yaitu Iis Istiqomah dan Widiyah Noviana. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yang berperan sebagai fasilitator dan asisten laboratorium. Keterlibatan mahasiswa tersebut bertujuan untuk memberikan pendampingan secara langsung kepada peserta selama sesi praktik, khususnya dalam mengoperasikan perangkat lunak Photopea.

Ketua tim PkM, Okta Irawati, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa penguasaan teknologi digital saat ini tidak cukup hanya dengan kemampuan mengoperasikan aplikasi, tetapi juga perlu didukung pemahaman terhadap konsep dan logika yang mendasarinya.

“Pembelajaran TIK modern tidak lagi sekadar menjadikan siswa sebagai pengguna aplikasi yang pasif. Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka wawasan siswa bahwa konsep geometri matematika, seperti translasi, rotasi, penskalaan (scaling), dan refleksi, merupakan fondasi penting dalam pengolahan citra digital. Konsep-konsep tersebut juga menjadi dasar bagi perkembangan teknologi komputasi visual modern, termasuk Computer Vision dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI),” ujar Okta Irawati.

Pelatihan ini diikuti oleh 34 siswa SMK Informatika Ciputat, yang terdiri atas 28 siswa laki-laki (82,4%) dan 6 siswa perempuan (17,6%). Para peserta berasal dari kompetensi keahlian Multimedia serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar pengolahan citra digital, mulai dari pengenalan resolusi gambar, matriks piksel, hingga sistem koordinat. Selanjutnya, siswa mempelajari dan mempraktikkan lima teknik dasar transformasi geometri dalam pengolahan citra digital, yaitu:

  1. Translasi, yaitu teknik menggeser posisi objek pada bidang atau kanvas digital.
  2. Rotasi, yaitu teknik memutar objek berdasarkan sudut tertentu.
  3. Scaling, yaitu teknik mengubah ukuran objek, baik memperbesar maupun memperkecil secara proporsional.
  4. Refleksi, yaitu teknik mencerminkan objek secara horizontal maupun vertikal.
  5. Cropping, yaitu teknik memotong gambar untuk menentukan dan memusatkan bagian objek yang dianggap penting.
Sebagai bentuk penerapan materi yang telah dipelajari, peserta mengikuti sesi praktikum berupa proyek mini secara berkelompok. Dalam kegiatan ini, setiap kelompok ditantang untuk membuat poster digital bertema “Bijak Menggunakan Teknologi” dengan menerapkan sedikitnya tiga kombinasi teknik transformasi geometri. Melalui proyek tersebut, siswa tidak hanya mengembangkan kreativitas, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir logis dan keterampilan teknis dalam mengolah objek visual secara digital.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 75,9 pada tes awal (pre-test) menjadi 82,4 pada tes akhir (post-test). Bahkan, lebih dari separuh peserta berhasil memperoleh nilai sempurna, yaitu 100, pada tes akhir. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman terjadi pada peserta laki-laki maupun perempuan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik dengan mengintegrasikan konsep matematika geometri dan teknologi digital dapat membantu siswa memahami proses pengolahan citra secara lebih mendalam. Selain meningkatkan keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak pengolah gambar, kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada siswa mengenai keterkaitan antara matematika, teknologi informasi, dan perkembangan kecerdasan buatan.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Pamulang berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi digital generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya terampil menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman konseptual, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Penanggung Jawab Kegiatan:
Okta Irawati, S.Kom., M.Kom.

Berita Terkait

Komentar