Pendidikan

PKKMB Bukan Sekadar Orientasi, tetapi Fondasi Pembentukan Mahasiswa

Selasa 23 September 2025 | 21:45 WIB
Oleh: Eka Sri Rahayu

Menurut saya, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) bukan sekadar agenda rutin tahunan yang bersifat seremonial, tetapi merupakan momen strategis dalam membentuk pola pikir, karakter, dan kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia pendidikan tinggi. Saya berpandangan bahwa PKKMB seharusnya menjadi titik awal transformasi mahasiswa dari pola belajar sekolah menuju pola berpikir akademik yang lebih kritis, mandiri, dan bertanggung jawab.

Saya menilai bahwa kehadiran ribuan mahasiswa baru dalam PKKMB Universitas Pamulang mencerminkan tingginya antusiasme generasi muda dalam menempuh pendidikan tinggi. Namun, menurut saya, jumlah mahasiswa yang besar juga menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi dalam memastikan bahwa proses pembinaan karakter dan kualitas akademik dapat berjalan secara optimal. Kampus tidak cukup hanya menyediakan fasilitas pembelajaran, tetapi juga harus mampu membangun lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara intelektual dan moral.

Dalam era digital yang berkembang sangat cepat, saya berpendapat bahwa mahasiswa, khususnya di bidang Teknik Informatika, dituntut untuk memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi. PKKMB menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan mahasiswa pada budaya akademik yang menekankan kolaborasi, inovasi, dan literasi digital. Menurut saya, pengenalan organisasi kemahasiswaan dan komunitas teknologi juga memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan sosial serta memperluas wawasan mahasiswa di luar ruang kelas.

Saya juga berpandangan bahwa simbolisasi seperti penggunaan jas almamater dan pembacaan ikrar bukan sekadar tradisi formal, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam. Hal tersebut mencerminkan perubahan identitas mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik yang memiliki tanggung jawab moral dan intelektual. Menurut saya, nilai-nilai tersebut sangat penting untuk ditanamkan sejak awal agar mahasiswa memiliki kesadaran akan peran mereka sebagai calon intelektual yang berkontribusi bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, saya berpendapat bahwa PKKMB seharusnya tidak hanya dipandang sebagai kegiatan orientasi, tetapi sebagai fondasi pembentukan karakter dan kesiapan akademik mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi serta dunia profesional di masa depan.

Eka Sri Rahayu
Dosen Universitas Pamulang

Berita Terkait

Komentar