(Quality of Worklife) Kualitas kehidupan kerja atau disebut dengan pendekatan sistem manajemen atau cara pandang organisasi yang bertujuan untuk melakukan peningkatan kualitas kehidupan karyawan dalam lingkungan kerja dengan cara simultan dan berkesinambungan.
Kualitas kehidupan kerja yang baik menciptakan organisasi yang lebih demokratis, dimana setiap orang mempunyai suara yang menjadi pengaruh didalamnya. Setiap karyawan memliki perasaan nyaman, saling menghargai dalam bekerja, memiliki andil dan imbalan financial yang proporsional dan restrukturisasi pekerjaan serta memperbaiki lingkungan kerja. Kondisi ini membuat karyawan tumbuh dan berkembang di dalam perusahaan, sehingga mendukung perubahanan pribadi serta meningkatkan harkat dan martabat karyawan.
Salah satu wujud sederha dari Quality of worklife , dapat kita lihat dan rasakan dimana saat pagi hari semua karyawan, dengan hati riang gembira serta bernyanyi nyanyi kecil dalam mempersiapkan diri berangkat kerja. Bersamaan dengan itu angota keluarga juga tidak kalah semangat, dengan wajah ceria mempersiapkan diri untuk berangkat kesekolah, dan terlahirnya keluarga bahagia. Orang tua sambil berangkat kerja berkesempatan mengantar anaknya ke tempat mereka menuntut ilmu dan bercengkrama bergembira dalam melewati hari hari dan aktifitas dengan teman temannya. Saat ini pemerintah menetapkan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) karena adanya pandemi yang melanda dunia, yaitu merebaknya wabah radang paru paru yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan lebih dikenal dengan covid-19 menjelang akhir tahun 2019 di ibu kota provinsi Hubei yaitu kota wuhan, China. Selanjutnya di Indonesia terbukti ikut tertular setelah hasil test laboratorium, pasien kasus 1 dan 2 secara resmi di umumkan positif covid oleh pemerintah pada tanggal 2 maret 2020.Tindakan pertama yang dilakukan pemerintah adalah melakukan siaran langsung melalui video oleh seretariat keperesidenan di istana kepresidenan Bogor pada tanggal 15 maret 2020 tentang mengurangi interaks antara orang di komunitas dan ruang public Sesuai dengan rekomendasi (WHO) yang merupakan organisasi kesehatan dunia yaitu melaksanakan pembatasan sosial (social distancing) dan pembatasan jarak (physical distancing).berupa belajar , bekerja dan beribadah di rumah.
Langkah ini tidak berarti seseorang harus memutuskan hubungan dan komunikasi dengan orang lain ataupun keluarga di luar rumah. Berkat teknologi yang ada dan berkembang kita dapat tetap terhubung yang seolah olah kita berada duruangan yang sama secara fisik yang dampak terkadap kualitaf dari kehidupan kerja tetap terpenuhi Namun manusia adalah mahluk sosial, yang butuh berinteraksi satu sama lain, terlihat saat mereka bekerja, berdiskusi dengan sesama teman kerja, janjian untuk makan siang bersama dalam menghilangkan rasa penat bekerja dari pagi serta diselingi canda tawa, alhasil para karyawan merasa berenergi dan semangat kembali bagaikan sebuah battery selesai di charge. Kenyataannya sekarang karyawan tidak lagi bisa melakukan hal diatas karena adanya himbauan dan aturan yang mengharuskan bekerja dari rumah (WFH) Work from home (WFH) secara umum diartikan dengan cara karyawan yang berada diluar kantor, baik di umah, café atau restoran. Bekerja dari rumah dapat memberikan jam kerja yang fleksibel. Bekerja dari rumah juga sangat membantu untuk memberikan keseimbangan antara dunia kerja dengan kehidupan pribadi Untuk mencapai hasil yang optimal ,berikut ini beberapa tips menavigasi diri selama bekerja di rumah
1. Pertahankan rutinitas .
Tetap berpegang pada jadwal rutin persiapan berangkat kerja, misalnya: Bangun pagi , olah raga, mandi, berpakaian rapi dan sarapan seolah olah akan berangkat kerja, walau godaan sangat kuat mengatakan bahwa “mumpung di rumah santai saja “. Jika bisa mempertahankan rutinitas, hal ini merupakan awal kesuksesan yang membuat pekerjaan tuntas sesuai waktunya.
2. Tempat khusus bekerja
Bekerja dari tempat tidur kedengarannya menyenangkan, justru jika terlalu nyaman bisa tergoda untuk tidur . Siapkan ruang kerja yang terpisah dari kamar, dengan properti dan lingkungan yang mendukung pikiran untuk bekerja dengan efektif seperti bekerja di kantor, misalnya bekerja di balkon atau di halaman belakang .
3. Siapkan camilan dan menu makan siang
Cemilan diperlukan untuk mengusir kejenuhan, rasa bosan dan capek ,penting untuk dipersiapkan. Luangkan waktu sejenak untuk mencoba resep keluarga di dapur sambil bercengkrama dengan anak dan seluruh anggota keluarga pada saat menikmati makan siang. Kegiatan ini meningkatkan kualitas kebersamaan antar anggota keluarga serta dapat memulihkan kejenuhan, sama seperti kegiatan sewaktu makan siang dengan teman teman sekantor
Selamat bekerja dari rumah dengan tetap mendapatkan kualitas kehidupan kerja yang diidamkan..