Sosial

Quality of Worklife (QWL) disaat Work From Home (WFH)

Selasa 21 April 2020 | 09:24 WIB
Oleh: Ir. Maswarni,MM

(Quality of Worklife) Kualitas kehidupan kerja atau disebut dengan  pendekatan sistem manajemen atau cara pandang organisasi yang  bertujuan untuk melakukan peningkatan kualitas kehidupan karyawan dalam lingkungan kerja dengan cara simultan dan berkesinambungan.

Kualitas kehidupan kerja yang baik menciptakan organisasi  yang lebih demokratis, dimana    setiap orang mempunyai suara yang  menjadi pengaruh  didalamnya. Setiap karyawan memliki perasaan nyaman, saling menghargai dalam bekerja, memiliki andil dan imbalan financial  yang  proporsional  dan restrukturisasi pekerjaan serta  memperbaiki lingkungan kerja. Kondisi ini  membuat karyawan    tumbuh dan berkembang  di dalam perusahaan, sehingga   mendukung  perubahanan  pribadi  serta meningkatkan harkat dan martabat karyawan.

Salah satu wujud  sederha dari Quality of worklife  , dapat kita lihat dan rasakan dimana  saat pagi hari    semua karyawan, dengan hati riang gembira  serta bernyanyi nyanyi kecil  dalam mempersiapkan diri berangkat kerja. Bersamaan dengan itu  angota keluarga  juga tidak kalah semangat, dengan wajah ceria mempersiapkan diri  untuk berangkat kesekolah, dan terlahirnya  keluarga bahagia. Orang  tua sambil berangkat kerja  berkesempatan mengantar anaknya ke tempat mereka menuntut ilmu dan bercengkrama bergembira dalam melewati hari hari dan aktifitas dengan teman temannya. Saat ini pemerintah menetapkan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) karena adanya pandemi yang melanda dunia,  yaitu merebaknya wabah radang paru paru yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan lebih dikenal dengan covid-19 menjelang akhir  tahun  2019 di ibu kota provinsi Hubei yaitu kota wuhan, China.  Selanjutnya di Indonesia terbukti ikut tertular setelah hasil test laboratorium, pasien kasus 1 dan 2 secara resmi di umumkan positif covid oleh pemerintah   pada tanggal 2 maret 2020.Tindakan pertama yang dilakukan pemerintah adalah melakukan siaran langsung melalui video  oleh seretariat keperesidenan di istana kepresidenan Bogor  pada tanggal 15 maret 2020  tentang mengurangi interaks antara orang di komunitas dan ruang public  Sesuai dengan rekomendasi  (WHO)  yang merupakan organisasi kesehatan  dunia  yaitu  melaksanakan  pembatasan sosial (social distancing)  dan pembatasan jarak (physical distancing).berupa belajar , bekerja  dan beribadah di rumah.

Langkah ini tidak berarti seseorang harus memutuskan hubungan dan komunikasi dengan orang lain ataupun  keluarga di luar rumah. Berkat teknologi yang ada dan berkembang kita dapat tetap terhubung yang seolah olah kita berada duruangan yang sama secara fisik yang dampak terkadap kualitaf dari kehidupan kerja tetap terpenuhi Namun manusia adalah mahluk sosial, yang butuh  berinteraksi satu sama  lain, terlihat saat mereka  bekerja, berdiskusi dengan sesama teman kerja, janjian untuk makan siang bersama dalam menghilangkan rasa penat bekerja dari pagi  serta   diselingi canda tawa,     alhasil para karyawan merasa berenergi dan semangat kembali bagaikan  sebuah battery selesai di charge. Kenyataannya sekarang karyawan tidak lagi bisa melakukan hal diatas karena adanya himbauan dan aturan yang mengharuskan bekerja dari rumah (WFH)  Work from home (WFH) secara umum diartikan dengan cara karyawan yang berada diluar kantor, baik di umah, café atau restoran. Bekerja dari rumah dapat memberikan jam kerja yang fleksibel. Bekerja dari rumah juga sangat membantu untuk memberikan keseimbangan antara dunia kerja dengan kehidupan pribadi  Untuk mencapai hasil yang optimal ,berikut ini beberapa  tips  menavigasi diri selama bekerja di rumah

1. Pertahankan rutinitas .

Tetap  berpegang pada jadwal rutin persiapan berangkat kerja, misalnya: Bangun pagi , olah raga, mandi, berpakaian rapi  dan sarapan seolah olah akan berangkat kerja, walau godaan sangat kuat  mengatakan bahwa “mumpung di rumah santai saja “. Jika bisa mempertahankan rutinitas, hal  ini  merupakan awal kesuksesan  yang membuat pekerjaan tuntas sesuai waktunya.

2. Tempat khusus bekerja

Bekerja dari tempat tidur kedengarannya menyenangkan, justru jika  terlalu nyaman  bisa tergoda untuk tidur . Siapkan ruang kerja yang terpisah dari kamar, dengan properti dan lingkungan yang mendukung   pikiran untuk bekerja dengan efektif  seperti bekerja di kantor, misalnya  bekerja  di balkon   atau di halaman belakang . 

3. Siapkan camilan dan menu makan siang

Cemilan diperlukan untuk mengusir kejenuhan, rasa bosan dan  capek ,penting untuk dipersiapkan. Luangkan waktu sejenak untuk mencoba resep keluarga di dapur sambil bercengkrama dengan anak dan seluruh anggota keluarga pada  saat menikmati  makan siang. Kegiatan ini meningkatkan kualitas kebersamaan antar anggota keluarga serta  dapat memulihkan kejenuhan, sama seperti kegiatan sewaktu makan siang dengan teman teman sekantor 

Selamat bekerja dari rumah dengan tetap mendapatkan kualitas kehidupan kerja yang diidamkan..

Berita Terkait

Komentar