Pada saat ini, Indonesia bahkan seluruh negara sedang diuji dengan kedatangan wabah Virus Corona. Awal mulanya, virus ini muncul di China dan merebak ke berbagai negara. Sehingga WHO mendeklarasikannya dengan sebutan pandemi global. Virus ini membuat banyak orang mengalami kesedihan yang mendalam. Dimulai dari rasa takut yang tinggi terhadap lingkungan luar, perekonomian yang menurun drastis bahkan ada yang merasakan rasanya terkena virus ini dan sampai meninggal dunia.
Segala upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan perkembangan virus corona. Dengan membuat aturan dan protokol kesehatan untuk menghadapi virus corona ini. Di Indonesia, protokol kesehatan ini biasa kita sebut dengan sebutan 5M. Apa saja protokol kesehatan yang terkandung didalam aturan 5M?
1. Mencuci Tangan. Protokol pertama ini merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan virus corona. Kita dapat mengupayakan dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan yang kita lakukan. Minimal dengan durasi 20 detik setiap mencuci tangan.
2. Memakai Masker. Virus corona merupakan virus yang menular. Bisa melalui air liur seseorang yang terpapar atau bisa juga dari bekas sentuhan barang barang seseorang yang terpapar virus ini. Maka dari itu, Himbauan penggunaan masker ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan Virus Covid-19.
3. Menjaga Jarak. Protokol lainnya adalah himbauan menjaga jarak untuk menghindari droplets dari seseorang yang berbicara, berkerumun, berdesakan dan dari seseorang yang mempunyai gejala dari penyakit COVID-19 seperti batuk, bersin dan lain lain.
4. Menjauhi Kerumunan. Dengan mengikuti protokol kesehatan ini kita dapat mencegah penularan virus ini. Karena semakin berkurang interaksi dengan orang lain maka semakin sedikit kemungkinan terinfeksi virus corona.
5. Mengurangi Mobilitas. Mengurangi mobilitas ditujukan untuk menekan penyebaran covid-19, ini merupakan protokol penting agar interaksi dengan lingkungan luar dapat berkurang.
Namun, Bagaimana jadinya jika kita sudah menjaga protokol kesehatan dengan ketat tetapi masih saja terkena virus corona? Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa bisa saja seseorang yang terlihat sehat bugar tetapi didalam tubuhnya sudah terdapat virus corona. Besar kemungkinan bahwa kasus ini dikarenakan daya imunnya yang rendah. Tetapi dengan berbagai hal hal dibawah ini, penderita covid-19 dapat menjaga kestabilan daya imunnya, yaitu:
1. Dukungan dari Lingkungan Sekitar. Pasien covid-19 cenderung membutuhkan bantuan dari lingkungan sekitar terutama bantuan psikologis karena salah satu faktor penyebab meninggalnya pasien covid-19 dikarenakan adanya tekanan mental.
2. Kegiatan Positif. Penderita covid-19 dianjurkan melakukan kegiatan positif yang tidak membuat tubuh sering lelah. Contohnya seperti berjemur, berolahraga, melakukan hobby, dan lain lain. Agar mencegah fikiran memikirkan hal hal yang tidak semestinya difikirkan. Dengan begitu proses penyembuhan bisa terlaksana dengan efektif.
3. Istirahat yang cukup. memang penderita covid-19 membutuhkan kegiatan positif. Tetapi tetap harus istirahat yang cukup. Sebab daya imun seseorang bisa selalu berubah ubah dengan cepat. Jika dirasa sudah merasa lelah sebaiknya kegiatan dihentikan dan dilanjutkan dengan beristirahat.
4. Asupan yang Bergizi. Setelah mendapatkan hal hal diatas, langkah selanjutnya adalah menjaga asupan yang akan masuk kedalam tubuh. Misalnya dengan sering mengonsumsi vitamin, buah-buahan, sayur mayur dan lainnya. Supaya daya imun tetap terjaga dan terbantu karena asupan tersebut.
Jadi, kunci terpenting untuk penyembuhan pasien covid-19 ini adalah daya imun yang stabil.
*) Semua isi tulisan tanggung jawab penulis
*) Penulis adalah Mahasiswi S1 Akuntansi-Universitas Pamulang